Begini 24 Cara Menghilangkan Kebiasaan Lupa (16 Penyebab Sering Lupa)

Umumnya orang menanggap bahwa sifat pelupa merupakan “penyakit” orang yang sudah berusia lanjut…

...akan tetapi, faktanya ketika ini kebiasaan lupa juga bisa dialami oleh mereka yang masih muda.

Masalah sering lupa pada orang yang sudah lanjut usia (yang sering disebut pikun) yakni hal yang wajar, yang menjadi masalah bila menimpa orang yang usianya masih sangat muda, tentunya tidak wajar.

Beberapa masalah yang sering dialami: capek-capek mencari barang yang lupa ditaruh dimana..

Atau, ketika ingin mengambil sebuah benda di dalam rumah, kemudian Anda lupa harus berbuat apa...

 Umumnya orang menanggap bahwa sifat pelupa merupakan  Begini 24 Cara Menghilangkan Kebiasaan Lupa (16 Penyebab Sering Lupa)

Masalah lainnya: barusan saja terpikir inspirasi bagus, akan tetapi beberapa menit kemudian sudah lupa saja..

Mendengarkan materi, seminar, ceramah, setelah selesai, lupa semua perihal apa yang disampaikan..

Merasa jengkel alasannya yakni lupa dengan janji...

dll...

Sebuah kisah konkret bahwa seorang wanita berusia 25 tahun yang menceritakan pengalamannya sendiri, yang sangat meresahkannya...

...bahwa dalam sepekan terakhir saja, dirinya lupa meletakan telepon genggamnya sebanyak 4 kali.

Apakah seseorang lupa itu wajar?
Pada dasarnya, hal yang biasa dan wajar apabila seseorang pernah lupa. Adapun yang perlu diwaspadai bila masalah lupa sudah terlalu sering terjadi, sehingga benar-benar menganggu aktifitas sehari-hari.

Apa penyebab mudah lupa ingatan?

#1. Kurang Tidur
Masalah kurang tidur bisa menyebabkan gangguan pada memori pikiran, terjadi alasannya yakni otak dan syaraf tidak memperoleh menerima istirahat yang cukup.

Masalah ini kesudahannya mensugesti konsentrasi, yang berefek seseorang mudah lupa, cemas yang tidak wajar, dll.

Tidak hanya kurang tidur, tidur yang tidak nyenyak (tidur berkualitas) alasannya yakni beberapa ketika sebelum tidur masih sibuk dengan gadget, laptop, komputer, dsb, memperlihatkan dampak buruk pada memori.

Untuk itu, hal yang buruk bila sering begadang sehingga kurang tidur, utamakan untuk tidur di malam hari dibandingkan melaksanakan urusan lainnya.

Sebagian orang mengganti waktu tidur malam dengan tidur siang, hal ini menimbulkan meningkatkan resiko cepat pikun dan masalah gangguan memori lainnya.


#2. Efek dari sebagian obat-obatan
Berbagai jenis obat-obatan, termasuk obat penenang, obat mengatasi tekanan darah tinggi, dan secara umum obat yang memperlihatkan efek penenang, mengakibtkan peningkatan resiko gangguan ingatan.

Pemakaian pada tahap awal mungkin tidak memperlihatkan dampak yang terasa, tetapi bila penggunaan dalam jangka panjang maka perlu dihindari, alasannya yakni memperlihatkan dampak buruk berupa gangguan memori serius.

Beberapa jenis obat-obatan yang menurunkan kemampuan memori otak untuk mengingat, seperti:
  1. Obat penenang (antidepresan)
  2. Obat tidur
  3. Obat tekanan darah tinggi
  4. Obat tekanan darah rendah
  5. Obat penghilang rasa sakit jenis tertentu
  6. Obat penurun kolesterol
  7. Obat diabetes
  8. Antihistamin

Untuk itu, bila memang terpaksa menggunakan obat-obatan ibarat yang dipaparkan diatas, maka perlu bertanya kepada yang paham perihal hal ini, atau berkonsultasi dengan dokter…

...sehingga dapat menghindari (atau meminimalisir) banyak sekali dampak buruknya.

#3. Stres, depresi, cemas, dsb
Saat ini, semakin banyak orang yang seharian hanya memikirkan masalah keuangan alasannya yakni kebutuhan hidup yang besar. Hal ini alasannya yakni persaingan di dunia kerja yang semakin ketat...

...demikian juga kebutuhan akan bahan (uang) semakin meningkat, alasannya yakni dipengaruhi gaya hidup. Kondisi ibarat ini sering menyebabkan orang-orang mengalami stres dan cemas.

Masalah stres atau pikiran yang berat, berlanjut pada menurunnya kemampuan mengingat. Hal itu alasannya yakni stres, depresi maupun rasa cemas yang berlebihan akan mengganggu kemampuan daya pikir, termasuk juga daya ingat.

Dan memang, pada faktanya masalah lupa dan kesulitan mencari solusi kerap terjadi pada orang yang panik.

Saat stress, otot akan menegang dan gelisah , hal ini juga membuat otak akan bekerja terlalu keras, sehingga proses menyimpan dan mengingat informasi mengalami gangguan.

Masalah stres dan depresi yang dialami, membuat syaraf dan otak tidak bisa mengendalikan pikiran, yang kesudahannya membuat sering lupa.

Stres dan cemas menimbulkan otak mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi, yang membuat (orang yang mengalaminya) tidak bisa menangkap informasi dengan baik dan memori menurun.

Loading...

#4. Otak kekurangan pasokan oksigen
Agar bisa optimal dalam berpikir dan daya ingat, organ otak juga sangat membutuhkan oksigen, selain juga banyak sekali nutrisi yang diharapkan tubuh. Oksigen bisa diperoleh dengan cara bernafas.

Disamping itu, yang juga mensugesti kecukupan jumlah oksigen di otak yakni darah yang beredar di dalam tubuh.

Darah dan air di dalam badan apabila lancar, juga membuat pasokan oksigen ke dalam otak menjadi lancar.

Sehingga penting untuk mencukupi kebutuhan cairan di dalam tubuh, cukupi kebutuhan konsumsi air putih dalam setiap harinya.

Hal lainnya yang perlu diperhatikan yakni cara bernafas alasannya yakni bisa mensugesti jumlah oksigen yang dihirup.

Orang yang bernafas dengan cepat dan dangkal, berakibat tubuhnya beresiko kekurangan oksigen. Sehingga yang dianjurkan yakni bernafas secara teratur, dengan menghisap nafas dalam-dalam lalu menghembuskan (secara perlahan).

#5. Mengkonsumsi Alkohol
Konsumsi alkohol memicu gangguan memori jangka pendek. Konsumsi satu gelas alkohol saja per hari sudah bisa menimbulkan gangguan memori, bahkan memudarkan ingatan.

Kecanduan Alkohol maupun obat-obatan menimbulkan ancaman bagi otak alasannya yakni zat-zat berbahaya yang didalamnya. Apabila kecanduan berlangsung dalam jangka panjang, menimbulkan seseorang terkena demensia di usia muda.

Dengan begitu, seseorang yang berada dalam pengaruh alkohol dan narkoba akan sering lupa atas apa yang sudah dilakukannya, alasannya yakni kondisi fungsi otak yang melemah.

Hal ini dapat diketahui dengan jelas, contohnya ketika seseorang mabuk, apakah ia ingat? Umumnya akan agak-agak lupa, sehingga daya pikirannya sendiri tidak bisa dikendalikan.

#6. Kesedihan yang mendalam
Sedih boleh-boleh saja alasannya yakni manusiawi, tetapi seseorang yang mengalami kesedihan sangat dalam, akan bisa mensugesti mental dan kejiwaannya, yang termasuk juga akan berdampak pada penurunan kemampuan memori.

#7. Malas mengasah otak
Mungkin kita pernah menghadapi suatu persoalan, tetapi malas untuk mencari solusi terbaiknya. Hal ini sangat disayangkan, alasannya yakni membuat tidak optimal perkembangan kecerdasan otak...

...yang membut daya pikir menurun dan responnya lambat dalam menghadapi suatu pemasalahan. Sehingga janganlah malas untuk berpikir bila memang memperlihatkan manfaat.

Ketika menghadapi suatu persoalan, maka latih pikiran untuk mencari solusi terbaik dari suatu masalah. Dengan pikiran yang rajin dilatih maka memperlihatkan manfaat besar pada kemampuan memori atau daya ingat.


#8. Merokok
Bukanlah sebuah diam-diam lagi bila rokok sangat berbahaya. Selain membahayakan kesehatan, terutama paru-paru, racun-racun yang ada di dalam rokok berdampak buruk pada kemampuan mengingat.

Baik itu perokok aktif ataupun perokok pasif, akan mengalami kemunduran memori, yang menimbulkan banyak orang masih muda usianya, tetapi sering lupa dan kesulitan dalam konsentrasi.

#9. Cedera di adegan kepala
Gejala cedera otak ringan sudah bisa membuat seseorang akan mudah galau dalam mengatasi suatu persoalan, alasannya yakni masalah pada organ otaknya.

Selain itu juga membuat kesulitan dalam mengingat dan berkonsentrasi. Cedera ibarat ini biasanya disebut dengan geger otak.

#10. Infeksi
Infeksi yang ringan apalagi yang berat di sekitar organ otak, bisa menyebabkan hal buruk pada kemampuan daya ingat, hingga bisa menimbulkan kehilangan memori.

#11. Tumor
Tumor otak menurut American Association bisa menimbulkan dampak buruk bagi kemampuan memori. Selain itu, beberapa pengobatan medis ibarat kemoterapi dan terapi radiasi juga bisa meningkatkan resiko mudah lupa pada seseorang.

#12. Tiroid yang tidak aktif
Kelenjar tiroid memiliki pengaruh besar dalam pengaturan tidur. Kondisi kelenjar tiroid terlalu banyak maupun terlalu sedikit mengeluarkan hormon, bisa bersampak pada meningkatnya resiko depresi pada sseorang, yang kesudahannya membuat susah tidur…

...yang akhirnya, tidur tidak berkualitas kuat buruk pada daya ingat. Gangguan tiroid, ibarat hipotiroidisme dan hipertiroidisme, mensugesti kondisi mental dan ketidakmampuan mengingat sesuatu untuk waktu yang lama.

Untuk mengetahui apakah seseorang memiliki masalah pada kelenjar tiroid, maka perlu melaksanakan tes darah.

#13. Overload informasi
Sebuah penelitian klinis yang dilakukan para hebat di Glasgow, menemukan bahwa penyebab seseorang menjadi lebih pelupa, bisa alasannya yakni gaya hidupnya yang sibuk, serta dirinya dalam sehari-hari kelebihan informasi yang diterima...

....dengan begitu perlu untuk membatasi penggunaan sosial media, alasannya yakni memperlihatkan masalah pada kemampuan memori.

#14. Diet yang salah
Diet yang salah (tidak sehat) beresiko tinggi menimbulkan badan kekurangan vitamin dan nutrisi yang penting bagi tubuh. Sehingga, bila ingin menerapkan pola diat, maka jangan ekstrim yaitu tidak makan seharian...

...lakukan diet yang teratur dan seimbang, yaitu membatasi makan tetapi tetap memenuhi kebutuhan gizi badan sehari-hari.

#15. Penyakit alzheimer
Alzheimer umumnya menyerang orang yang sudah lanjut usia. Penyakit ini secara perlahan menguras memori otak, yang kesudahannya bisa menghilangkan ingatan seseorang.

Ciri-ciri penderita alzheimer yaitu mudah cemas, sensitif, dan kacau pikirannya. Penyakit alzheimer juga membuat penderitanya mudah lelah alasannya yakni berusaha mengingat sesuatu yang lupa...

...kemudian akan sring bertanya banyak sekali hal yang sama kepada beberapa orang di sekitarnya

Sedikit demi sedikit, alzheimer bisa membuat seseorang galau lalu lupa. Hingga bisa membuat pikun, ibarat lupa siapa saja nama-nama anggota keluarganya, serta aktivitas yang biasa dilakukannya sehari-hari.

Beberapa hal yang memicu kepikunan (mudah lupa) pada usia muda: beban kerja dan pikiran yang terlalu berat pada usia muda, gangguan peredaran darah di organ otak, menjamurnya teknologi maju (canggih) berakibat otak jarang sekali untuk diasah.

#16. Sakit kepala atau migrain
Orang yang mengalami sakit kepala, migrain dsb, keadaan ini akan menimbulkan masalah psikologis (selain masalah fisik). Yang membuat penderitanya mudah lupa dan bingung.

Cara menghilangkan kebiasaan lupa
Tidak bisa tidak, “penyakit” terlalu sering lupa perlu diatasi, sehingga masalahnya tidak menjadi besar (paah), serta tidak menganggu aktivitas sehari-hari, berikut pembahasannya:

#1. Jangan asal pilih di dalam mengonsumsi makanan!
Hindari konsumsi makanan yang tinggi kadungan MSG, hal ini sangat penting untuk membuat proses anutan darah yang menuju otak menjadi lancar, yang bermafaat pada kekuatan memori. Selain itu, hindari makan-makanan model junk food, tinggi lemak dan tinggi kolesterol.

Tingginya konsumsi kandungan lemak dan kolesterol memperlihatkan dampak buruk pada kesehatan secara umum, termasuk menganggu peredaran darah ke otak.

Beberapa jenis makanan dan minuman yang bermanfaat untuk mengatasi atau mencegah mudah lupa yang pertama yaitu buah beri yang sangat baik untuk menjaga kesehatan dan fungsi organ otak. Blueberry dan raspberry mengandung antosianin yang berfungsi melindungi neuron otak, yang kesudahannya sangat baik untuk menjaga kekuatan daya ingat.

Senyawa fiestin di dalam strawberry berfunsi untuk menjaga kekuatan memori dalam jangka panjang. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa konsumsi secangkir buah beri setiap hari (selama beberapa bulan) bermanfaat untuk meningkatkan daya ingat.

Kesimpulan yang didapat dari sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Brigham and Women's Hospital (BWH), Amerika Serikat, menemukan bahwa asupan tinggi buah yang kaya flavonoid ibarat stroberi dan bluberi, dapat menunda penurunan daya ingat (memori) pada perempuan hingga 2,5 tahun.

Tim peneliti menggunakan data dari Nurses Health Study dari 121.700 perempuan berusia antara 30 dan 55 tahun, mereka diminta menyelesaikan kuesioner kesehatan dan gaya hidup, yang dimulai dari tahun 1976.

Sejak tahun 1980, penerima disurvei setiap empat tahun mengenai frekuensi mereka dalam mengonsumsi makanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi bluberi dan stroberi berkaitkan dengan pencegahan penurunan memori. Beritasatu.com

Selain meningkatkan memori, manfaat lainnya buah ibarat blueberry yaitu untuk mencegah penuaan, menjaga fungsi indra penglihatan, mencegah pertumbuhan beberapa tipe kanker, meminimalkan risiko alzeimer, mencegah penyakit jantung, mencegah kerusakan DNA, menghilangkan kuman berbahaya pada dinding kemih dan mencegah nanah susukan kencing. 35 Kebiasaan & Makanan Penyebab Cepat Tua
  • 7 Gaya Hidup Sehat yang Perlu Kamu Lakukan
  • 12 Cara Penting Mencegah Keinginan Orang Bunuh Diri
  • Komentar